Wisata ke Kampung Baduy, Ini Dia 5 Tipsnya

kampung baduy

Kampung Baduy, merupakan kawasan yang dihuni oleh Suku Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. 

Hal paling menarik dari suku ini adalah mereka masih memegang teguh adat dan budayanya di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

Dengan segala daya tariknya, Kampung Baduy kemudian jadi salah satu tujuan wisata dan ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 1990. 

Ada lebih dari 50 kampung di sini dengan jumlah penduduk tak kurang dari 11 ribu orang, serta mayoritas jadi petani dan pengrajin. 

Suku Baduy dikenal sangat menjaga alam sekitarnya. Selain terdapat hutan lindung yang masih dihuni oleh hewan liar di dekat pemukiman mereka, dalam kehidupan sehari-hari pun mereka tak mau merusak alam yang telah memberi kehidupan. 

Misalnya dari pembangunan rumah yang masih sangat sederhana, dimana hanya terbuat dari batu kali, kayu dan bambu. 

Bahkan tanahnya saja dibiarkan apa adanya, misalnya jika konturnya miring, ya tidak akan digali atau diratakan.

Yang menarik, rumah di Kampung Baduy dibangun saling berhadapan yakni menghadap utara atau selatan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor sinar matahari yang masuk ke dalam rumah. 

Anda tentu sudah tahu ya, bahwa Suku Baduy terbagi dalam dua golongan yang dikenal dengan Baduy Dalam dan Baduy Luar. 

Perbedaan paling mendasar dari kedua suku ini adalah dalam hal menjalankan aturan adatnya. 

Kalau Baduy Dalam memegang teguh adat, sebaliknya Baduy Luar, lebih longgar dan sudah mulai mengadaptasi pengaruh luar. 

Lalu dari segi cara berpakaian, Baduy Dalam didominasi dengan warna putih dan tidak boleh dijahit dengan mesin jahit. Warna putih melambangkan kesucian dan budaya yang tidak mendapat pengaruh dari luar.

Sementara Baduy Luar menggunakan baju serba hitam atau biru tua dengan kantong serta kancing pada bagian baju.

Nah, kalau Anda tertarik untuk berkunjung ke Kampung Baduy, yuk, simak dulu tips-tips berikut ini agar perjalanannya menyenangkan:

1. Siapkan stamina

kampung baduy
photo : iStock
Sudah pasti ya, kalau mau traveling kemana pun stamina memang perlu disiapkan.

Khusus dalam menjelajahi Kampung Baduy, kondisi Anda harus benar-benar fit karena Anda akan berjalan kaki cukup dalam jarak yang cukup jauh. 

Ya, para wisatawan hanya boleh menggunakan kendaraan hingga Terminal Ciboleger. Selanjutnya Anda harus berjalan kaki.

Ditambah lagi pemukiman Suku Baduy letaknya di lereng gunung Halimun, maka jalur yang dilalui pun berbatu-batu dengan tekstur tanah yang licin.

Jadi selain mempersiapkan kondisi badan yang fit, jangan lupa juga ya bawa kebutuhan pribadi lainnya. Mulai dari obat, hingga gunakan juga alas kaki yang nyaman.

Jangan lupa untuk persiapkan juga jas hujan, jaket, sleeping bag dan sebagainya.

2. Keperluan logistik juga harus tersedia lengkap

kampung baduy
photo : iStock

Berhubung masyarakat Baduy memenuhi sebagian besar kebutuhan mereka secara mandiri, dimana hasil pertanian dan kebutuhan pokok sudah diperoleh dari alam.

Jadi jangan heran jika Anda tidak menemukan pasar ataupun toko. Sehingga harus membawa kebutuhan selengkap mungkin.

Termasuk bawa makanan juga. Anda bisa membawa bahan makanan yang bisa dimasak di sana.

Oya, di dalam Kampung Baduy tidak ada aliran listrik, dimana masyarakat Baduy Luar menggunakan lampu dengan tenaga surya, dan Baduy Dalam menggunakan menggunakan lampu api dari minyak goreng.

Jadi tak ada salahnya Anda bawa senter atau alat penerangan juga.


Dan seperti yang disebutkan sebelumnya, ada perbedaan antara masyakat Baduy Luar dan Dalam. Dimana Baduy Luar lebih terbuka dan sudah memiliki beberapa fasilitas yang dimiliki masyakarat pada umumnya. 

Jadi untuk antisipasi, perlu diketahui apa saja yang bisa dan tidak bisa dilakukan di kedua kawasan ini:

3. Baduy luar sudah dilengkapi fasilitas MCK

Mayoritas masyarakat Baduy melakukan kegiatan Mandi, Cuci, Kakus alias MCK di sungai.

Tapi kalau Anda tidak terbiasa, maka sebaiknya menginap di kawasan Baduy Luar saja, karena di sana sudah tersedia WC umum yang bisa digunakan untuk mandi sampai buang air.

Kabarnya fasilitas ini memang sengaja dibuat untuk keperluan para pendatang lho..

Tapi kalau Anda penasaran dan ingin mencoba mandi di sungai, ini bisa dilakukan tak hanya di Baduy Luar tapi juga di Baduy Dalam. Hanya saja, kalau Anda mandi di Baduy Dalam, tidak boleh menggunakan sabun badan, sampo hingga pasta gigi ya..

4. Di Baduy Dalam tak boleh menggunakan gadget

wisata baduy
photo : iStock
Kalau Anda berkunjung ke kawasan Baduy Dalam, sebaiknya ingat juga aturan yang satu ini ya!

Tidak boleh mengeluarkan kamera dan barang elektronik lainnya, dan kalau melanggar akan dikenakan sangsi adat serta denda. 

Jadi ada baiknya Anda mengajak penduduk lokal sebagai guide kalau berkunjung ke Baduy Dalam, supaya bisa bertanya langsung mengenai budaya dan kebiasaan setempat.

Terlebih masyarakat Baduy Dalam juga hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa asli mereka, yaitu bahasa Sunda dan dan membaca aksara Hanacara.

5. Beli souvenir relatif lebih murah di Baduy Luar

kampung baduy

Untuk souvenir, banyak sekali pilihannya yang bisa Anda beli, karena seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa pekerjaan masyarakatnya juga ada yang pengrajin.

Anda bisa beli mulai dari gantungan kunci hingga kain tenun khas suku Baduy. Kain tenunnya memang sangat populer, dimana tak hanya dijual tapi juga dijadikan pakaian adat Suku Baduy.

Namun dari pengalaman para traveller, kain tenun Baduy Luar dirasa lebih murah ketimbang Baduy Dalam, dimana biasanya harga pun tidak boleh ditawar.

Selain kain tenun, ada juga kerajinan tas bernama koja dari kulit kayu pohon terep yang menjadi ciri khas dari Suku Baduy. 

Oya, selama Bulan Februari hingga April, kampung Baduy Dalam tertutup dan tak menerima kunjungan ya.. 

Karena itu adalah saat berlangsungnya tradisi Kawalu, dimana masyarakat  berpuasa serta berdoa meminta keselamatan bangsa dan negara. 

Aturan unik lain, pengunjung Baduy Dalam dilarang membawa kemasan yang mengandung unsur plastik dan kertas, serta harus membuang puntung rokok yang masih menyala. 

Intinya kalau Anda tertarik untuk berkunjung, yang penting adalah menaati aturan setempat. Misalnya, wajib lapor, jaga kebersihan, ketertiban dan kesopanan selama berada di Kampung Baduy. 


Tag : Traveling
0 Komentar untuk "Wisata ke Kampung Baduy, Ini Dia 5 Tipsnya"

Back To Top